Tana Paser – Sebuah jembatan di Desa Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser Kalimantan Timur terus menjadi sorotan dan dikeluhkan warga maupun para pengguna jalan melalui sosial media.
Jembatan yang tepat berada di jalan poros utama kecamatan Batu Sopang itu rusak akibat arus lalu lintas dari kendaraan muatan batu bara yang seliweran setiap hari.
Kemudian dari warga juga menanam pohon pisang di jembatan tersebut sebagai bentuk aspirasi masyarakat agar jembatan tersebut dapat diperbaiki.

Salah seorang warga di akun sosial medianya mengeluhkan hal tersebut dan meminta dinas terkait untuk segera menanganinya.
“Assalamualaikum dan selamat siang izin share dan posting siapa tau bisa dilihat dinas terkait, mengenai jembatan batu kajang yang berlobang dengan kedalaman lobang 30 cm sudah kelihatan kawat jembatannya yang jelas ini sangat membahayakan pengguna jalan, terlebih tiap hari dilewati BB, Counch, dan bahan material pembangunan IKN. Mohon sekiranya kepada dinas terkait agar cepat merespon atau menangani hal ini mengingat jembatan ini lintas provinsi sebelum ada vatality,,,baik buat pengguna jalan atau pun buat jembatan itu sendiri (roboh) karena mencegah lebih baik dari pada mengobati dan kami masyarakat biasa kemana lagi harus mengadu,” kata Bayah dalam akun face book.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Bidang Bina Marga Asnawi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi, dan sebagai upaya pemerintah untuk penanganan pertama yang dilakukan adalah menutup lubang tersebut
“Kita sudah koordinasi dengan balai jalan, dan sifat penanganan dari pemerintah hanya sementara untuk perbaikan secara permanen nanti akan dilakukan oleh Balai Jalan Nasional,” ungkapnya, pada saat dihubungi, Minggu (12/5).(psr)


