HomeNewsRealisasi PAD PPU Capai 60 Persen, Pajak Restoran dan Hotel Lampaui Target

Realisasi PAD PPU Capai 60 Persen, Pajak Restoran dan Hotel Lampaui Target

Penajam Paser Utara – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Penajam Paser Utara (PPU), Hadi Saputro, mengungkapkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hingga awal November 2024 telah mencapai 60 persen dari target tahunan. Dari target PAD sebesar Rp49 miliar, perolehan hingga saat ini tercatat mencapai Rp28 miliar.

“Realisasi ini sudah cukup baik, terutama dari pajak restoran dan hotel yang menunjukkan angka capaian tertinggi,” ujar Hadi saat ditemui di kantornya, Jumat (1/11/2024).

Menurut Hadi, pajak restoran telah mencapai hampir 120 persen dari target, sementara pajak hotel sudah mencapai 118 persen. Pajak reklame juga mencatat realisasi tinggi, yakni 112 persen, diikuti pajak hiburan yang telah mencapai sekitar 90 persen. Meski demikian, masih ada sektor yang menghadapi kendala, seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Dampak Kebijakan Nol Persen BPHTB untuk IKN

Hadi menjelaskan bahwa target BPHTB semula cukup tinggi karena adanya harapan dari proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, kebijakan insentif nol persen BPHTB untuk investasi di IKN yang diterapkan melalui Perpres 75 berdampak signifikan terhadap potensi pendapatan daerah.

“Jika kebijakan nol persen untuk investasi di IKN tidak diterapkan, capaian BPHTB bisa jauh lebih besar. Ini cukup berpengaruh pada realisasi target kami,” ungkapnya.

Potensi Pajak PBB dan Kendala Sektor Lain

Pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga masih menunggu pembayaran dari beberapa wajib pajak besar, termasuk Pertamina, yang diperkirakan berkontribusi hingga Rp5 miliar. Namun, Hadi optimis pembayaran ini akan terealisasi mendekati akhir tahun.

Di sisi lain, pajak dari sektor sarang burung walet belum optimal. Salah satu kendala adalah migrasi burung walet yang berdampak pada hasil panen dan berpengaruh pada pajak yang diterima.

Optimisme Capai Target Akhir Tahun

Dengan dua bulan tersisa, Hadi tetap optimis target PAD sebesar Rp49 miliar dapat tercapai. “Kami masih memiliki waktu dan potensi dari sektor-sektor utama, termasuk pajak PBB dan sektor lainnya,” tutupnya.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa meski terdapat tantangan, kinerja sektor pajak di PPU terus menunjukkan hasil positif dalam mendukung pembangunan daerah (Advetorial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments