Sangatta — Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui percepatan pembangunan rumah layak huni dan perluasan sektor pertanian. Dua program ini menjadi fokus strategis Pemkab Kutim dalam beberapa tahun ke depan.
Mahyunadi menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan target 1.000 rumah layak huni sebagai bagian dari program prioritas lima tahunan. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai melalui pola kerja terencana serta dukungan lintas sektor.
“Kalau rumah layak huni sudah angka-angkanya, misalnya 1.000, pasti kita pastikan bisa tercapai dalam lima tahun,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (28/11/2025).
Selain sektor perumahan, Pemkab Kutim juga memacu pengembangan lahan sawah seluas 100 ribu hektar. Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperluas kesempatan ekonomi bagi para petani lokal. Pemerintah membuka peluang bantuan keuangan, penyediaan sarana, serta pendampingan untuk memastikan program berjalan efektif.
Mahyunadi menjelaskan bahwa kedua program tersebut merupakan bagian dari 50 program prioritas Pemkab Kutim yang telah disusun untuk mempercepat pencapaian misi pembangunan daerah hingga 2028.
“Dalam program 50, program anggaran yang ada angka-angkanya masih bisa dikejar melalui bantuan keuangan dan lain sebagainya,” tegasnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa setiap program tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah agar pelaksanaannya tetap realistis dan berkelanjutan.
Pemerintah berharap, dengan percepatan pembangunan rumah layak huni serta ekspansi lahan pertanian skala besar, kesejahteraan masyarakat Kutai Timur dapat meningkat signifikan. Program ini juga diharapkan menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan dan pembangunan jangka panjang daerah.
Mahyunadi menambahkan bahwa seluruh program prioritas yang telah dicanangkan harus memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (adv)


