PPU – Lomba yang diadakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke–21 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) PPU. Diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten PPU yang dilaksanakan pada malam hari pukul 20.00 di Bundaran Islamic Center Kabupaten PPU. Rabu, (08/03).
Kegiatan yang bertemakan Pancarkan Pesona Batik Serambi Ibu Kota Negara (IKN). Disaksikan langsung Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Satriyani Sirajuddin Hamdam, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten PPU, Sodikin yang mewakili Bupati PPU, dan seluruh Ketua TP PKK Kecamatan, Kelurahan dan Desa.
“Melalui kegiatan ini dapat melahirkan corak batik khas Kabupaten PPU dengan model dan corak yang inovatif, kreatif, dan kekinian sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga kita memiliki batik ciri khas dengan hak paten kepemilikan Kabupaten PPU,” ucap Satriyani.
Adapun yang mengikuti Lomba tersebut sebanyak 35 peserta PKK Kecamatan/ Kelurahan dan Desa, Organisasi Wanita 5 peserta terdiri dari Bhayangkara, Persatuan Istri Prajurit (Persit), IWAIDA, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Kejaksaan, serta 25 peserta SKP. Dia juga berharap, masyarakat dapat menjadikan kegiatan ini jadi event tahunan dan menjadi dorongan kepada masyarakat untuk memakai batik.
“Bayangkan batik bisa dipakai di hari – hari kerja, pasti akan mendatangkan efek bagi masyarakat untuk makin mencintai dan melestarikan batik,” terangnya.
Tujuan dari perlombaan ini adalah untuk mengenalkan wajah PPU kepada masyarakat baik di dalam maupun di luar daerah agar mempermudah pengusaha pengrajin lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
“Fashion show ini sangat positif untuk dilaksanakan, apalagi salah satu tujuannya adalah, bagaimana agar produk batik di penajam paser utara ini bisa dikenal seluruh warga dari dalam maupun dari luar Kabupaten PPU,” tutup Satriyani. (ADV)


