Butuh Jalin Komunikasi Dengan Provinsi dan Pusat

SEPAKU-Pentingnya diadakan reses atau yang akrab disebut kegiatan penyerapan aspirasi,adalah masyarakat memiliki jalur khusus dalam menyalurkan aspirasi dan kepentingan masyarakat,di reses masa sidang ke II tahun 2021 ini warga Pamaluan kecamatan Sepaku,kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) beruntung memiliki satu orang perwakilan yang duduk sebagai Dewan Perwakan Rakyat Daerah (DPRD) PPU m,yaitu Sakka Said,meski baru menjabat namun terbukti aspirasi masyarakat selalu menjadi prioritas untuk direalisasikan seperti selama ini. Dalam reses kali ini,politikus partai Golongan Karya (Golkar) ini mendapatkan aduan masyarakat tentang adanya 150 rumah di wilayah kelurahan Pemaluan yang masih masuk dalam daftar rumah tidak layak huni.”Ada laporan sebanyak 150 rumah tidak layak huni,karena angka itu cukup banyak,saya akan perjuangkan. Meskipun balum bisa kita realisasikan tahun ini,tapi kita usahakan tahu -tahun ke depan bisa kita perjuanhkan,” ungkap Sakka Said.
Lebih jauh,Sakka Said memaparkan bahwa ia akan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan ini,menurutnya ada beberapa skema yang bisa ia rencanakan,melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) PPU ,APBD Provinsi atau Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).”Ini anggarannya besar,bisa-bisa 25 juta rupiah per rumah,kalau tidak bisa APBD kabupaten ,kita upayakan anggaran di provinsi atau pusat,dan jika tidak bisa tahun ini kita upayakan tahun-tahun berikutnya” ikrar Sakka Said.(Advetorial)


