HomeNewsDPRD Penajam Paser UtaraSariman Minta Pembangunan PPU Jangan Sampai Ditinggalkan

Sariman Minta Pembangunan PPU Jangan Sampai Ditinggalkan

PENAJAM-Ada beberapa permasalahan masyarakat Sepaku yang membutuhkan solusi, di antaranya adalah masalah lahan, saat ini ada beberapa masyarakat yang mereka menguasai lahan selama puluhan tahun namun hingga saat ini belum bisa berubah statusnya menjadi sertifikat. Masyarakat juga diharapkan menpersiapkan diri untuk menyambut IKN seperti menyambut tamu yang datang ke rumah kita, sehingga ke depan masyarakat tidak menjadi tamu di rumahnya sendiri.

“Bagi masyarakat sepaku itu, sebenarnya IKN itu di atas ya, di wilayah konsesi perusahaan, jadi yang berkaitan dengan masyarakat tidak terlalu banyak ,
cuma kalau IKN itu hadir, masyarakat juga bersiap-siap, walaupun sampai sekarang belum kelihatan persiapannya, masyarakat itu kan harus menyambut tamu, tentu masyarakat Sepaku ingin mempersiapkan kebutuhan, tranportasi dan lain-lain,” Jelas
anggota DPRD PPU Sariman

Sariman juga mengatakan bahwa permasalahan lahan yang membuat masyarakat Sepaku sedikit khawatir, sebagian warga tidak bisa menaikan status tanah mereka ke sertifikat dikarenakan lahan mereka dimasukan dalam status konsesi perusahaan, namun mereka sesungguhnya telah tinggal di sana secara turun-termurun dalam waktu puluhan tahun.

” Yang diharapkan, IKN kalau bisa lebih cepat yan lebih bagus, cuma ada beberapa kendala masalah lahan misalnya, masyarakat kita itu masih banyak masyarakat yang belum punya legalitas lahan, saya minta pemerintah harus memperhatikan, mereka sudah berkebun bercocok tanam puluhan tahun namun ternyata tidak bisa mendapat legalitas sertifikat karena itu ada wilayah hutan produksi, itukan menjadi pemikiran masyarakat yang cukup gelisah dengan itu, bagaimana mau jadi IKN kalau tanahnya masih tidak bisa disertifikat,” jelasnya.

Sariman

juga menginginkan setelah adanya IKN, maka pembangunan di PPU juga dibangun, sehingga keadaan PPU tidak berbanding terbalik dengan IKN.

” Kita ingin pemerintah mensuport, khususnya pemerintah pusat ini sebagai wilayah yang didatangi untuk IKN minimal ada anggaran lebih, untuk membangun infrastruktur di sekitar kita, jangan nanti yang dibangun IKN nya, jalan tolnya ke Balikpapan, sementara jalan kita rusak, jangan sampai kita tinggal di samping gedung istana tapi kita menderita kan sangat tidak etis,” pintanya.(Advetorial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments