BALIKPAPAN-Kabar duka menyelimuti kota Balikpapan, rumah sakit penuh dan beberapa warga Isolasi Mandiri (Isoman) meninggal di rumah, hal tersebut disinyalir akibat tidak mendapatkan kontrol dan penanganan langsung oleh Tenaga Kesehatan (Nakes), sehingga pada saat kondisi memburuk mereka hanya berjuang sendirian. Tidak ingin ada warga Balikpapan yang meninggal lagi pada saat Isoman, ketua DPD Partai Nasdem Balikpapan, Ir H Ahmad Basir ,ST.IPM., Asean Eng (AHB) mengimbau adanya tenaga kesehatan (Nakes) yang melakukan kunjungan atau visit ke rumah-rumah warga yang menjalankan Isoman.
“Kalau hanya dikontrol via telpon dari jarak jauh, sudah bagus namun saya nilai kurang efektif, karena masyarakat banyak yang tidak mengerti standar-standar dalam dunia kesehatan, yang mengerti secara utuh adalah teman-teman tenaga kesehatan, merekalah yang bisa menilai kondisi kesehatan pasien Isoman, untuk mencegah adanya warga yang meninggal karena Isoman,” imbau AHB.
Tenaga kesehatan bisa distanbykan di masing-masing kelurahan, setiap kelurahan dialokasikan beberapa tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat, bekerja sama dengan pihak Puskesmas yang ada.
“Tenaga kesehatan terdiri dari dokter, perawat, bekerja sama dengan pihak puskesmas yang ada di masing-masing kelurahan, mereka melakukan visit setiap hari ke rumah-rumah pasien Isoman,” jelas AHB.
Tidak hanya Nakes saja yang perlu dibawa saat visit ke pasien Isoman, namun juga berbagai peralatan dan obat-obatan untuk memberikan pertolongan bagi pasien yang dinilai perlu diberikan penanganan khusus.
“Nakes juga harus dilengkapi dengan obat dan peralatan yang lengkap, sehingga ketika kondisi pasien Isoman dalam kondisi menurun bisa diberikan pertolongan, dam jika memang perlu dilarikan ke rumah sakit, segera dilarikan ke rumah sakit, sebagai upaya penyelamatan, intinya kita lakukan segala macam cara agar tidak ada warga yang meninggal lagi,” tuturnya.(IKN)


