BALIKPAPAN-Anggota komisi III DPRD kota Balikpapan Tafik Qul Rahman menyoroti banyaknya aset Pemkot Balikpapan yang tidak dimaksimalkan dan sebagian terkesan terbengkalai, Rabu (17/11) kemarin Taufik melakukan peninjauan terhadap salah satu aset Pemkot Balikpapan yang berada di wilayah Baru Ilir, sebuah bangunan terbengkalai yang terletak di belakang kantor administrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Ibu, rencananya akan dipugar untuk dijadikan parkiran.
“In syaa Allah kita akan benahi, ini kan tidak ada lahan parkir, saya coba masukan aspirasi saya kita buat parkiran di belakang kita bikin atapnya, karena gedung ini dibangun pada tahun 1988,” ungkap Taufik.
Melihat kondisi aset pemkot yang terbengkalai tersebut Taufik mengajak Pemkot Balikpapan untuk menjaga dan memelihara aset-aset tersebut, sehingga tidak hanya mampu membangun saja.
“Harapannya aset-aset pemerintah wajib dijaga, bukan hanya membangun infrastruktur jalan, drainase atau gedung yang itu-itu saja, contoh gedung dome, gedung tenis, itu-itu saja, menghabiskan anggaran, sedangkan gedung pemerintah yang lama sudah dibangun tidak diperhatikan, kantor lurah, kantor kecamatan, gedung ada yang terpakai ada yang tidak terpakai ada yang terpakai,
ini kan sama saja mubajir mau menghabiskan anggaran,” imbuh pria yang akrab disapa Putra Kilat ini.
Tidak hanya menyoroti, namunTaufik juga memberikan solusi, dirinya menjanjikan akan mealokasikan dana aspirasinya untuk memperbaiki bangunan tersebut agar bisa lebih bermafaat bagi warga.
“Ini kan sementara dipakai kantor administrasi rumah sakit Sayang Ibu kita benahi, biar mereka enak juga bekerja, kalau kerja kemudian hujan atap bocor ada file-file di situ, kan kasian. in syaa Allah saya sebagai ketua LPM Baru Ilir dan anggota DPRD komisi III wajib memperhatikan lingkungan dan aset, intinya saya bekerja sesuai amanah rakyat, pembangunan pakai dana aspirasi saya, yang penting konsep, ikon Balikpapan berubah,” tutupnya.(Adv)


