HomeADVETORIALPemkab Kutim Pastikan Influenza A Terpantau Ketat, Layanan Kesehatan Makin Siap Hadapi...

Pemkab Kutim Pastikan Influenza A Terpantau Ketat, Layanan Kesehatan Makin Siap Hadapi Lonjakan Kasus

Sangatta — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan masyarakat. Salah satunya dengan memastikan bahwa penyakit Influenza A sudah lama terpantau dan ditangani secara terukur melalui sistem surveilans kesehatan yang berjalan aktif di seluruh puskesmas.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menegaskan bahwa influenza bukanlah penyakit baru, namun pemantauannya dilakukan sangat ketat. “Keberadaan penyakit ini selalu terpantau, sehingga bila ada peningkatan kasus kita bisa langsung mengambil tindakan cepat,” ungkapnya saat ditemui, Jum’at (28/11/2025).

Kutim memiliki jaringan layanan kesehatan berlapis yang memastikan setiap gejala atau penyakit terlapor dengan baik. Setiap puskesmas induk memiliki satu petugas promkes. Di tingkat desa, Puskesmas Pembantu (PUSTU) diperkuat oleh satu perawat, satu bidan, serta dua kader ILP berkualitas dengan 25 kompetensi pelaporan.

Semua data dari kader dan puskesmas dilaporkan melalui aplikasi resmi ke Dinas Kesehatan, diteruskan ke Pemprov Kaltim hingga pemerintah pusat. “Tren kenaikan penyakit terpantau lewat SKDR. Dari puskesmas langsung ke kabupaten, provinsi lalu pusat,” jelas Sumarno.

Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) menjadi kunci utama dalam analisis tren penyakit seperti DBD, ISPA, hingga influenza. Melalui SKDR, Pemkab Kutim dapat memperkirakan potensi lonjakan kasus lebih cepat dan melakukan langkah pencegahan yang tepat sebelum kondisi memburuk.

“Dari SKDR kita bisa lihat potensi kenaikan kasus, jadi antisipasinya bisa langsung dilakukan,” tambahnya.

Dengan sistem pelaporan yang terintegrasi ini, setiap puskesmas dapat memonitor perkembangan penyakit di wilayahnya secara real time, termasuk mengantisipasi potensi KLB dan gejolak kesehatan musiman lainnya.

Ketersediaan obat juga menjadi fokus utama pemerintah daerah. Sumarno memastikan tidak ada masalah kekurangan obat di fasilitas kesehatan milik pemerintah. “Alhamdulillah, obat-obatan tersedia semua. Sampai sekarang tidak ada kendala,” tegasnya.

Dengan pemantauan ketat, tenaga kesehatan yang siaga, serta obat-obatan yang aman, Pemkab Kutim mengajak masyarakat tetap tenang dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala influenza. Pemerintah juga terus mengimbau agar masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat agar potensi penularan bisa ditekan.

Melalui berbagai upaya ini, Pemkab Kutim menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan yang terpercaya dan responsif bagi seluruh masyarakat. (adv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments