PENAJAM-Keputusan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo yang menjadikan Sepaku sebagai Ibu Kota Negara (IKN), merupakan sebuah anugerah bagi warga Kalimantan Timur, Khususnya bagi warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Agar warga lokal PPU tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU meminta agar Pemerintah Pusat membuka jalur khusus untuk warga PPU agar bisa masuk di Badan Otorita.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD PPU Irawan Heru Suryanto menilai pembangunan infrastruktur IKN bakal mengurangi angka pengangguran di Kaltim, khususnya di PPU.
“Banyaknya kebutuhan tenaga kerja untuk pembangunan IKN, itu dapat mengurangi angka pengangguran di PPU. Kalau dari perkiraan seperti itu,” katanya, Jumat (11/11)
Cara yang harusbditempuh adalah dengan memperbanyak kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas SDM yang digelar beberapa pihak. Seperti dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU yang dilakukan bersama Kementerian Ketenagakerjaan.
“Tenaga kerja lokal yang diberi pelatihan itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja IKN,” sarannya.
Politisi PKB ini mengatakan, kegiatan ini bisa terus dilaksanakan baik dari Kemenaker RI maupun lembaga-lembaga lain. Tujuannya agar semakin banyak warga lokal yang memiliki kesempatan mendapatkan kerja di IKN.
“Kami berharap tahun depan anggaran kegiatan pelatihan tenaga kerja diperbesar. Sehingga semakin banyak warga PPU yang terlatih dan memiliki sempatkan mendapatkan pekerjaan baik di IKN maupun di luar IKN,” pungkasnya.(Adv)


