HomeNewsDPRD Penajam Paser UtaraDewan Dorong Pemkab Minta Jatah Pembangunan

Dewan Dorong Pemkab Minta Jatah Pembangunan

PENAJAM-Diakui atau tidak kondisi infrastruktur jalan di Penajam Paser Utara (PPU) belum semua memenuhi kebutuhan masyarakat, hal ini disebabkan alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan tidak terlalu besar. Di tahun 2022 ini saja hanya dianggarkan kurang dari 30 persen.

“Belanja modal untuk infrastruktur jalan di kita ini masih kecil. Tidak lebih dari 25 persen,” ungkap anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU Adji Noval.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengimbau agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU merajut komunikasi kepada Pemerintah pusat agar alokasi pembiayaan pembangunan jalan dari pusat bisa jatuh ke PPU.

Hal ini mengingat Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) PPU belum terlalu besar. Pada tahun 2022 ini APBD PPU hanya Rp 1,6 triliun tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, dan masih banyak pekerjaan yang masuk dalam skala prioritas, sehingga pembangunan infrastruktur masih belum bisa mengcover semua.

“Untuk 2023, proyeksi anggaran Kita itu sekitar Rp1,7 triliun. Itu harus dibagi untuk pembangunan di banyak sektor, seperti kesehatan, pertanian dan pendidikan dan infrastruktur dasar lainnya,” ujarnya.

Keterbatasan membangun jalan ini berpengaruh terhadap kemudahan masyarakat untuk beraktivitas termasuk aktivitas ekonomi, yang mana ekonomi masyarakat PPU masih banyak yang menggantungkan pendapatan dari bertani, sehingga pembangunan jalan sangat dibutuhkan untuk mengangkut hasil pertanian.

“Kita ini belum melakukan perbaikan jalan karena masih dalam kondisi keterbatasan anggaran. Apalagi daerah kita ini sangat luas,” imbuhnya.(Adv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments