PPU – Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor menuntut komitmen pemerintah dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Atas jaminan serapan tenaga kerja lokal dari perusahaan pembangunan infrastruktur IKN di Sepaku.
Ia menilai hingga saat ini serapan sumber daya manusia (SDM) lokal masih minim. Dalam pandangannya, perusahaan masih banyak menggunakan SDM luar daerah untuk mengisi berbagai pekerjaan.
“Padahal, ada banyak warga kita yang sudah mengikuti pelatihan tidak mendapatkan pekerjaan di IKN,” katanya, Selasa (21/5/2024).
Tentunya hal ini sangat ia sayangkan. Mengingat banyaknya pelatihan dalam upaya peningkatan kapasitas SDM dalam menyongsong IKN sejak 2023 lalu.
“Kami berharap hal semacam ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat agar warga lokal yang sudah mendapatkan pelatihan diberi kesempatan seluas-luasnya untuk turut berpartisipasi dalam proses pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku,” tegasnya.
Selain itu, politikus Partai Demokrat PPU ini juga meminta kepada warga PPU yang telah mendapatkan pelatihan tidak memaksakan diri untuk penempatan kerja sesuai keinginan. Ia lebih mendorong untuk peserta pelatihan di bidang wirausaha, untuk dapat membuka lapangan usaha secara mandiri.
“Seperti warga yang sudah mengikuti pelatihan kuliner belum tentu mendapatkan pekerjaan sesuai keinginan mereka. Kalau bisa mereka membuka usaha warung makan di IKN, itu terus kita dorong. Jika, terkendala modal, DPRD dan Pemkab akan memfasilitasi mendapatkan pinjaman lunak di bank,” pungkasnya. (Adv)


