Sangatta—Pemerintah Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat upaya pemerataan pembangunan melalui proyek strategis Coastal Way, jalur pesisir yang dirancang menghubungkan Desa Sandaran hingga Biduk-Biduk di kawasan selatan Kutim. Infrastruktur ini diharapkan menjadi titik tumbuh baru bagi sektor wisata bahari sekaligus pendorong ekonomi masyarakat pesisir.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa Coastal Way bukan sekadar proyek pembangunan jalan, melainkan strategi besar untuk membuka keterisolasian wilayah pesisir. Selama ini, akses menuju kawasan tersebut masih cukup terbatas sehingga banyak potensi wisata dan ekonomi yang belum tergarap optimal.
“Coastal Way akan menjadi jalur utama yang mempercepat akses, memperluas kesempatan usaha, dan sekaligus memperkenalkan pesona pesisir Kutim ke panggung wisata yang lebih luas,” tegas Ardiansyah, Selasa (25/11/2015).
Dengan hadirnya Coastal Way, pemerintah optimistis kawasan Sandaran hingga Biduk-Biduk akan berkembang menjadi destinasi wisata bahari unggulan. Akses yang lebih mudah diyakini akan mendorong kunjungan wisatawan, menggerakkan usaha penginapan, kuliner, kerajinan, hingga layanan wisata berbasis masyarakat lokal.
Selain pariwisata, Coastal Way juga membuka peluang ekonomi baru bagi nelayan dan pelaku UMKM pesisir. Mobilitas barang dan hasil laut menjadi lebih cepat, efisien, dan bernilai tambah. Pemerintah berharap hal ini dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal yang selama ini terhambat oleh akses transportasi.
Pembangunan proyek dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas infrastruktur, serta kelestarian lingkungan pesisir. Pemkab Kutim berkomitmen memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang membuka jalan, tetapi membuka harapan baru bagi wilayah selatan Kutim,” ujar Ardiansyah.
Dengan berbagai potensi yang dipicu oleh pembangunan ini, Coastal Way diproyeksikan menjadi magnet baru wisata dan ekonomi yang mengubah wajah pesisir Kutai Timur dalam beberapa tahun ke depan. (adv)


