HomeADVETORIALElita Herlina :Infrastruktur jalan, jembatan, sekolah, dan air bersih Masih Jadi Harapan...

Elita Herlina :Infrastruktur jalan, jembatan, sekolah, dan air bersih Masih Jadi Harapan Warga

BERAU – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa mayoritas usulan pembangunan dari kampung-kampung yang disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) masih berkutat pada kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, aspirasi yang mengemuka dalam setiap Musrenbang bukanlah proyek-proyek besar bersifat sekunder, melainkan kebutuhan mendasar yang langsung menyentuh kehidupan warga sehari-hari.

Mulai dari lanjutan pengaspalan jalan, peningkatan kualitas badan jalan, pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, hingga sektor pendidikan dan penyediaan air bersih.

“Elita mengatakan, apa yang diusulkan masyarakat itu rata-rata memang kebutuhan pokok. Infrastruktur jalan, jembatan, sekolah, dan air bersih. Itu semua menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah daerah, ia menilai kebutuhan dasar masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama dalam penyusunan program pembangunan. Menurutnya, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pelayanan dasar.

Ia berharap sejumlah program yang telah direalisasikan pada tahun anggaran 2026 dapat dilanjutkan pada 2027, khususnya proyek-proyek yang sifatnya lanjutan agar tidak mangkrak di tengah jalan.

“Karena itu kami berharap usulan-usulan yang sudah direalisasikan pada 2026 bisa dilanjutkan lagi pada 2027, terutama yang sifatnya lanjutan pembangunan,” tegasnya.

Elita juga menyoroti perkembangan infrastruktur di kawasan pesisir Kabupaten Berau yang dinilai sudah menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menyebut sebagian besar ruas jalan menuju wilayah pesisir kini telah beraspal dan dapat dilalui dengan nyaman.

“Kalau kita melihat jalan ke pesisir, itu sudah sangat bagus. Hampir semua sudah aspal. Kemarin kami sampai ke Teluk Sumbang dan alhamdulillah jalannya sudah baik,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menilai pemerataan pembangunan masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, pada tahun anggaran 2027 mendatang, ia mendorong agar pemerintah daerah mulai mengalihkan fokus pembangunan ke wilayah pedalaman yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius, khususnya di Kecamatan Kelay.

Menurutnya, kondisi infrastruktur di sejumlah kampung pedalaman masih belum memadai, terutama akses jalan dan sarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Jika tidak segera ditingkatkan, dikhawatirkan akan memperlebar kesenjangan antarwilayah.

“Ke depan kami berharap ada prioritas untuk wilayah pedalaman, terutama Kecamatan Kelay. Karena memang itu sangat diharapkan masyarakat,” tegasnya lagi.

Elita menambahkan, pemerataan pembangunan infrastruktur menjadi kunci agar seluruh masyarakat Kabupaten Berau dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil dan berkelanjutan. Baik kawasan pesisir yang sudah berkembang, maupun wilayah pedalaman yang masih berjuang mengejar ketertinggalan.

“DPRD Berau akan terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam pembahasan anggaran, agar program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar tetap mendapatkan porsi yang memadai dalam APBD tahun mendatang,” pungkasnya. (adv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments