BERAU – Tren peningkatan kunjungan wisatawan setiap musim libur Lebaran dinilai sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat lokal, khususnya yang berada di sekitar kawasan wisata.
Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, menegaskan lonjakan wisatawan yang terjadi hampir setiap tahun tidak boleh hanya menjadi fenomena musiman semata, tetapi harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kampung secara nyata.
“Setiap libur Lebaran, jumlah wisatawan cenderung meningkat. Kondisi ini harus dimanfaatkan masyarakat kampung untuk memperkuat ekonomi mereka,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Menurut Feri, sektor pariwisata di Berau memiliki dampak ekonomi yang luas, tidak hanya terbatas pada destinasi unggulan seperti Kepulauan Derawan dan Pulau Maratua, tetapi menyentuh kehidupan masyarakat di kampung-kampung sekitar destinasi wisata.
Ia menjelaskan berbagai peluang usaha terbuka lebar seiring meningkatnya jumlah wisatawan, mulai dari penyediaan penginapan, usaha kuliner, hingga jasa transportasi lokal yang dikelola masyarakat.
“Mulai dari penginapan, kuliner, hingga transportasi lokal, semuanya bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat,” jelasnya.
Namun, Feri menilai peluang tersebut tidak akan maksimal tanpa adanya dukungan konkret dari pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, khususnya bagi kampung-kampung yang memiliki potensi wisata.
“Kampung yang memiliki potensi wisata harus mendapatkan pembinaan, baik dalam hal pengelolaan destinasi maupun peningkatan keterampilan masyarakatnya,” katanya.
Selain aspek ekonomi, ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas lingkungan dan pelayanan kepada wisatawan. Menurutnya faktor kebersihan, keamanan, dan kenyamanan menjadi kunci utama dalam menciptakan pengalaman wisata yang positif.
“Peran pemerintah kampung sangat penting untuk memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung,” tambahnya.
Feri menegaskan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan masyarakat menjadi faktor penentu dalam mengoptimalkan potensi pariwisata di Berau. Sinergi tersebut dinilai penting agar manfaat sektor pariwisata dapat dirasakan secara merata.
“Kolaborasi harus terus diperkuat agar sektor pariwisata benar-benar memberi dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap lonjakan kunjungan wisatawan yang terjadi setiap tahun tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung secara berkelanjutan.
“Yang paling utama, masyarakat kampung harus menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari berkembangnya pariwisata ini,” ungkapnya. (adv)


